Tanya Jawab Permasalahan Sertifikasi Guru 2018

Permasalahan sertifikasi Guru memang menjadi perbincangan yang menarik bagi pendidik, apa lagi jika tunjangan tersebut tidak kunjung diterima padahal semua data sudah di kirimkan secara benar, dan kali ini Admin akan mencoba memberikan informasi tanya jawab tentang permasalahan tunjangan profesi/sertifikasi guru 2018. Semoga dengan adanya informasi ini Bapak/Ibu Guru bisa mendapatkan penjelasan permasalahan yang dihadapi.
Tanya Jawab Permasalahan Tunjangan Profesi/Sertifikasi Guru 2018
Tanya Jawab Permasalahan Tunjangan Profesi/Sertifikasi Guru 2018

Berikut ini beberapa penjelasan seputar pertanyaan sertifikasi guru yang Admin rangkum dari buku tanya jawab pembinaan guru dan tenaga kependidikan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Tanya Jawab Tunjangan Profesi/Sertifikasi Guru

A. Siapa saja yang berhak mendapat tunjangan profesi guru?
Jawab :
Tunjangan profesi diberikan kepada:
  • guru
  • kepala satuan pendidikan
  • guru yang mempunyai tugas tambahan selain mengajar
  • pengawas satuan pendidikan.
B. Apakah hanya guru yang berstatus guru PNS saja yang mendapatkan tunjangan profesi guru?
Jawab :
Tidak, tunjangan profesi diberikan kepada guru, baik yang berstatus PNS maupun bukan PNS, apabila telah memenuhi persyaratan penerima tunjangan profesi.

C. Apakah guru madrasah juga menerima tunjangan profesi?
Jawab :
Ya, guru madrasah berhak menerima tunjangan profesi apabila memenuhi persyaratan penerima tunjangan profesi, yang disalurkan melalui Kementerian Agama sesuai dengan kewenangannya.

D. Apakah kepala sekolah diberikan tunjangan profesi?
Jawab : 
Ya, Kepala sekolah diberikan tunjangan profesi sama halnya dengan guru, karena kepala sekolah adalah guru yang diberi tugas sebagai kepala sekolah.

E. Apa saja persyaratan untuk memperoleh tunjangan profesi?
Jawab :
Persyaratan untuk mendapatkan tunjangan profesi yaitu :
  • guru yang memiliki 1 atau lebih Sertifikat Pendidik;
  • memiliki NRG;
  • memenuhi beban mengajar dan tugas tambahan lain/ beban kerja;
  • aktif mengajar sebagai guru mapel dan/atau guru kelas pada sekolah yang sesuai dengan sertifikat pendidik yang dimiliki;
  • paling tinggi memiliki usia 60 tahun;
  • tidak terikat pada instansi lain selain di sekolah tempat bertugas;
  • memiliki nilai PKG minimal baik; dan
  • mengajar pada kelas sesuai jumlah guru dan siswa.
F. Kapan tunjangan profesi pertama kali diberikan kepada seorang guru?
Jawab :
Apabila guru tersebut sudah memiliki sertifikat pendidik dan mendapatkan NRG dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta memenuhi persyaratan lainnya. Tunjangan profesi diberikan terhitung mulai bulan Januari tahun anggaran berikutnya sesuai dengan SK tunjangan profesi.

G. Apa yang harus dilakukan guru apabila menerima tunjangan profesi yang bukan haknya?
Jawab :
  • bagi guru PNS, guru wajib mengembalikan tunjangan profesi ke kas daerah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
  • bagi guru bukan PNS, guru wajib mengembalikan tunjangan profesi ke kas negara sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
H. Bagaimana jika SK Penyetaraan bagi Guru Bukan PNS sudah diakui di dalam database Biro SDM namun pembayaran tunjangan profesinya belum sesuai dengan SK Penyetaraan tersebut?
Jawab:
Apabila pembayaran tunjangan profesi belum sesuai dengan SK Penyetaraan, guru dapat melaporkan ke ULT (Unit Layanan Terpadu) Kemdikbud untuk perubahan data.

Selanjutnya silahkan bisa di unduh seputar permasalah sertifikasi dan pembinaan guru 2018 dibawah ini.

Dwonload Buku Tanya Jawab Pembinaan Guru dan Serttifikasi 2018

Demikian pembahasan mengenai tanya jawab permasalahan tunjangan profesi/sertifikasi guru 2018. Mudah – mudahan bisa membantu, sekian dan terimakasih.

0 Response to "Tanya Jawab Permasalahan Sertifikasi Guru 2018"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel